• Pemesanan
  • Customer Care
  • Produk Kita
  • Katalog Motor
Biar Gak Cepat Jebol, Ini Dia Cara Merawat Motor Khusus Ojek Online.

Biar Gak Cepat Jebol, Ini Dia Cara Merawat Motor Khusus Ojek Online.

Selasa, 24 Februari 2026

Bagi seorang driver ojol motor adalah teman setia untuk mencari nafkah, setiap hari motor dipakai menempuh jarak jauh, melewati jalanan beragam kondisi, bahkan sering harus digeber tanpa henti. Menjadi driver ojek online bukan hanya soal ketangguhan fisik, tetapi juga ketangguhan motor yang setiap hari dipaksa bekerja keras tanpa henti. Motor milik driver ojek dikenal menghadapi beban berat, baik dari jarak tempuh tinggi maupun penumpang yang kadang melebihi kapasitas yang wajar. Karena itu, pemelihan jenis motor serta pola perawatan yang tepat menjadi kunci.

Kunci Merawat Motor untuk Ojol Supaya Awet.

Kunci dari perawatan motor yang tidak biasa dengan motor lainnya adalah disiplin pada perawatan preventif karena beban kerja tinggi. Hal yang terpentingnya adalah seperti rutin ganti oli, servis CVT atau rantai secara berkala, pengecekan rem dan tekanan ban, serta menggunakan BBM sesuai oktan. Motor ojol berisiko tinggi karena sering menempuh lebih dari 100KM dalam sehari. Berikut adalah panduan merawat motor ojol supaya awet: 

Pilihan Motor yang Tepat.

Motor ojol berfokus pada efisiensi bahan bakar, katahanan mesin dan kenyamanan. Untuk layanan angkut penumpang (GoRide), disarankan menggunakan motor dengan kapasitas mesin minimal 125cc, seperti Honda vario 125, Yamaha Gear 125, karena lebih kuat untuk menahan beban, irit saat terkena macet, dan minim perawatan. Motor dengan CC kecil seperti beat atau mio M3 lebih cocok untuk layanan antar makanan (GoFood) yang bebanny lebih ringan.

Perawatan Oli yang Rutin.

Sudah kita ketahui bahwa jam kerja para ojol sangat tinggi dan padat, pergantian oli harus dilakukan lebih sering, bisa dilakukan 2 hingga 3 kali dalam sebulan. Tidak perlu menggunakan oli mahal, yang terpenting adalah rutin ganti oli. Apalagi untuk para ojol yang menggunakan motor matic harus lebih rutin ganti oli, idealnya perganti oli 6.000KM itu untuk orang atau penggunaan yang standart biasa, namun untuk para ojol dengan motor matic harus lebih sering ganti oli setiap 3.000 KM dengan oli yang berkualitas misalkan 20-40W. 

Perawatan CVT Secara Berkala.

Untuk para ojol yang menggunakan motor matic untuk bekerja angkut panumpang ataupun layanan antar makanan, motor kalian berbeda dengan motor penggunaan standart yang servis CVT-nya setiap 6.000 KM, motor ojol disarankan melakukan servis CVT dan pembersihan setiap 3.000 KM. hal ini penting untuk menjaga performa transmisi agar tidak cepat haus, jangan menyetel motor terlalu irit, karena beban kerja mesin yang berat bisa menyebabkan mesin cepat panas dan komponen dalamnya rontok. 

Pemilihan Sparepart yang Berkualitas.

Hindari penggunaan suku cadang dengan kualitas rendah. Disarankan menggunakan suku cadang yang asli atau merk yang berkualitas setara original yang harga lebih terjangkau namun ketahanannya terjamin. Jika perlu kalian menggunakan spareparts racing, karena komponen otomotif khusus berkinerja tinggi (High Performance) yang dirancang, diuji untuk peningkatan performa motor. 

Kesimpulan:

Secara keseluruhan, kunci utama supaya motor ojol awet adalah frekuensi perawatan yang lebih sering dibandingkan motor biasa atau standart, karena beban kerja dan jarak tempuh yang jauh lebih tinggi. Pastikan juga kondisi oli mesin dan ban motor, yang tak kalah penting untuk mendapatkan perawatan. Sebaiknya jadikan perawatan motor sebagai kebiasaan, dengan begitu kinerja sepeda motor tetap maksimal, tidak cepat rusak sehingga bisa digunakan tanpa adanya kendala.

 

Ingin Cari Spareparts dengan Kualtias Setara Original ? 
Grosiran spareparts