• Pemesanan
  • Customer Care
  • Produk Kita
  • Katalog Motor
5 Komponen CVT yang Wajib diketahui Pengguna Motor Matic

5 Komponen CVT yang Wajib diketahui Pengguna Motor Matic

Selasa, 10 Februari 2026

Motor matic telah menjadi pilihan banyak orang karena kemudahan penggunaanya dan kenyamanan yang ditawarkannya. CVT merupakan sistem transmisi yang memungkinkan motor matic dapat berjalan dengan lancar dan efisiensi. Perbedaan transmisi manual dengan transmisi CVT adalah di penggeraknya, jika motor manual menggunakan rantai, sedangkan CVT menggunakan vanbelt. CVT sebagai sistem transmisi otomatis motor matic memiliki berbagai komponen yang saling berkesinambungan. Berikut adalah komponen – komponen penting pada CVT:

1.       Vanbelt.

Vanbelt adalah komponen vital yang berbentuk sabuk vital dan terdapat pada bagian bak CVT. Vanbelt ini terbuat dari sintesis kuat, dan memiliki fungsi menyalurkan tenaga dari mesin ke roda, vanbelt bekerja dengan mentransfer putaran puli untuk memastikan performa kendaraan tetap optimal dan biasanya perlu diganti setelah mencapai jarak tempuh 20.000 hingga 30.000 KM, tapi bisa lebih cepat tergantung dari gaya berkendara dan kondisi jalan yang dilalui.

Lakukan pemeriksaan setiap 6.000 – 8.000 KM untuk pengecekan keausan pada vanbelt, seperti keretakan atau bunyi decit dan segera ganti jika ada sudah ada tanda - tanda kerusakan supaya performa tetap terjaga dan menghindari putus mendadak, yang bisa berbahaya, terutama saat tarikan terasa berat atau kasar. 

2.       Roller.

Roller adalah komponen kecil berbentuk silinder di dalam sistem transmisi CVT motor matic yang memiliki pengaruh yang besar karena mengatur akselerasi, efisiensi bahan bakar, dan performa keseluruhan. Roller yang haus atau salah pilih bisa menyebabkan tarikan berat, boros bahan bakar minyak, atau suara menjadi kasar, sementara roller yang tepat dapat meningkatkan kenyamanan dan performa.  

Baca Juga : 7 Perawatan Motor yang Kurang Berguna

3.       Kampas Ganda.

Kampas ganda ialah salah satu komponen penting pada motor matic di dalam sistem CVT yang berfungsi menyalurkan dari mesin ke roda belakang melalui gesekan pada mangkok kopling, menentukan akselerasi dan kelancaran tarikan motor. Jika aus, akan menimbulkan gejala seperti getaran kasar, akselerasi berat, atau motor mengempos, sehingga perlu diganti atau direlining (pelapisan ulang) untuk menjaga performa.

Segera periksa dan ganti kampas ganda kalian jika sudah muncul gejala seperti diatas, idealnya ganti kampas ganti setiap 20.000 – 30.000 Km atau sesuai rekomendasi pabrikan. Ganti kampas ganda beserta mangkok gandanya jika sudah aus, serta per sentrifugal jebol, untuk mencegah kerusakan lebih parah.

4.       Mangkok Ganda.

Mangkok ganda adalah suku cadang yang cukup penting pada motor matic. Mangkok ganda bekerja dengan cara menerima putaran dari kampas ganda untuk menggerakan roda belakang secara halus dan andal. Mengganti atau memodifikasi mangkok ganda, misalnya dengan melubangi permukaannya, dapat membantu mengurangi getaran pada tarikan awal dengan mengurai debu dan kotoran. 

jika permukaannya sudah terlalu halus atau mulai baret-baret biasanya motor langsung kasih tanda muncul getaran kuat dan tarikan jadi tidak stabil, berarti mangkok ganda tersebut perlu diganti.

5.       Pulley Belakang.

Pulley belakang pada motor matic adalah bagian dari sistem transmisi otomatis yang terletak di sisi roda belakang, berfungsi menerima putaran dari puli depan lewat vanbelt dan mengaturnya secara otomatis untuk menyesuaikan kecepatan, mirip mekanisme roda gigi, sehingga motor bisa berjalan halus tanpa perlu oper gigi.

Perawatan rutin dan pemeriksaan komponen seperti mangkok ganda, kampas ganda, vanbelt, roller, dan pully belakang dapat memastikan motor kalian tetap dalam kondisi optimal dan tahan lama. Pastikan selalu mengganti suku cadang motor kalian tepat pada waktunya dan menggunakan suku cadang original atau suku cadang yang setara dengan original.

 

Ingin Cari Spareparts dengan Kualtias Setara Original ? 
Grosiran spareparts